Horison

Horison

Jumat, 17 April 2015

wisnujourneys: Singapura - Malaysia 3D 2N

wisnujourneys: Singapura - Malaysia 3D 2N: Tumben-tumbennya kantor lagi baik mau mengadakan jalan-jalan buat pegawai ke LN. Rencana awalnya sih ke Bali, karena banyak yang bosen ...

Singapura - Malaysia 3D 2N



Tumben-tumbennya kantor lagi baik mau mengadakan jalan-jalan buat pegawai ke LN. Rencana awalnya sih ke Bali, karena banyak yang bosen namanya Bali, makanya ada usulan bagaimana kalau ke Luar negeri. Tapi kemana? Nah setelah berdebat kusir panjang lebar atas bawah, diambil dua alternatif, 1. Batam lanjut Singapura dan 2. Singapura lanjut Malaysia. Walhasil mayoritas memilih Singapura lanjut ke Malaysia soalnya heran pada nanya ngapain di Batam? Kalau Cuma karaoke dan pijet kan di Surabaya bisa he he he he he.

Setelah ditetapkan rutenya Singapura lanjut Malaysia selanjutnya yang bikin bingung bagaimana dan mau kemana? Nah yang bingung sekarang operator tour dan travelnya menentukan objek wisata mana saja karena budget dan waktu yang terbatas, dan peserta yang lumayan banyak. Tanya punya tanya secara garis besar rencananya sampai di Singapura langsung acara bebas, besok harinya keliling Singapura (minus ke USS) lanjut perjalanan darat ke Malaysia terus pulang ke Surabaya! Kebayang kan capeknya! Yah kalau traveller sekelas saya sih biasa saja (sombong banget ya?) karena biasanya juga model backpackeran, ke hotel cuma numpang tidur doang sisanya jalan kaki n naik bis atau kereta ini masih lumayan naik bis pariwisata.

Nah supaya tidak penasaran bagaimana ceritanya kita mulai aja kisahnya.

Perjalanan di mulai dari kota Jember dengan bis pariwisata berangkat jam 3 pagi! Karena mengejar pesawat jam 9 pagi ke Singapura. Untungnya saya asli Surabaya so berangkatnya langsung dari Surabaya. Kebayang kan lusuhnya teman-teman saya mau ke luar negeri tapi gak mandi atau sikat gigi hiiiiiiiiiii.......tapi mereka semangat tuh. Sempat-sempatnya narsis di bandara sambil nunggu pesawat ckckckckck kelakuan! Akhirnya pesawat berangkat tepat jam 9.20 WIB langsung menuju Singapura, mendarat di Singapura sekitar jam 12 an membawa rombongan anak yatim ehhh rombongan kantor dengan seragam anak yatim ehhh seragam yang sama dink he he he. Mendarat di Singapura kami harus mencari meja imigrasi, karena saya termasuk veteran Singapura ya terpaksa jadi tour guide bandara sambil nunggu tour guide aslinya datang. 

Nah disini ada kejadian lucu ada salah satu peserta karena tidak bisa bahasa inggris dan penampilan mencurigakan kaya om2 India mau nari India di pilar-pilar bandara (sorry mas Zainal he he he) di sandera immigrasi alasan mencurigakan. Bolak balik di interograsi nama, tujuan dll karena tidak terlalu fasih bahasa inggris ya jawabnya seadanya saja, akhirnya setelah diyakinkan sama rombongan lain ini merupakan rombongan wisata akhirnya di lepas juga teman saya itu. Setibanya di rombongan langsung seluruh anggota rombongan mentertawakan kejadian itu. Pas keluar Bandara sudah di tunggu oleh guide untuk selanjutnya naik bis untuk keliling Singapura dan chek in di hotel.

Day 1

Keliling Singapura dijelaskan panjang lebar tempat-tempat yang dilewati. Teman-teman melongo liat mobil – motor sport di jalan, saya ngantuk, Tour guide kehabisan ludah.
Sampai di hotel, heran semua, kalau di Surabaya namanya hotel tuh mewah dll ehh di Singapura modelnya kok kaya ruko alias gak keliatan kaya hotel. Saya bilang ya maklum lah namanya tour murah meriah jangan berharap dapet hotel Marina Mandarin lahhhhhhh. Pas masuk kamar hotelnya, kaget luar biasa soalnya luasan kamar mandi saya di Surabaya timbang kamar hotelnya!!!
Di rundown acara makan malam sea food, kenyataan nasi kotak, emang bener sihhhh lauknya seafood. Tapi rasanya not bad lah jadi pengen nambah he he he he

Nahhh malamnya kan acara bebas, temen-temen pada udah semburat ada yang ke Merlion, cari mall buat shopping (hedeehhhhh) sementara saya sih rencananya cuma satu ke Clarke Quay makan di Hooters! Trus foto-foto ma pelayannya hi hi hi hi. Tidak dinyana yang tadinya Cuma mau berangkat orang 4 jadinya yang berangkat kaya rombongan suporter ada 15 orang! Ya ga papalah makin rame makin seru. Nah naiklah kita bis ke stasiun MRT terdekat sekaligus jadi guide lagi nerangin cara bayar bis, cara beli tiket kereta, mencari stasiun tujuan dll. Akhirnya rombongan sirkusnya tiba dengan selamat dan saya bisa makan dan nge bir di hooters n bir nya Stela Artois loooo. Sayang gak bisa foto-foto.................

Day 2

Keliling Singapura mulai dari China Town,  ngeliat taman di Marina, keleleran di Orchard, kepanasan di Merlion, kehujanan di Bugis (yang laen belanja saya nongkrong di food court makan bebek peking n pisgor.....),. Wow di Bugis dapet nih kaos yang pertama Warna Merah ada lambang Bintang kuning alias bendera RRC sama Merah tulisan USSR ada palu aritnya!!! Wkwkkwkwkwk ga pada punya kannnnnn. Sayang yang gambar swastika ga ada ukurannya. Berhubung terakhir di Little India sampai tengah malam sebelum capcus ke Malaysia, so waktu belanjanya paling lama disini, berhubung ga tertarik sama namanya belanja akhirnya muter2 nyari restoran khas India dan nongkrong disana sampe tengah malam sambil makan nasi kebuli, kebab dan sambosa di Little India (sumpah enak) minumnya Milo.

Habis dari little india tengah malam perjalanan dilanjutkan ke Malaysia dengan bis dan rencananya bis diperbatasan diganti dengan bis dari Malaysia. Kenapa diganti karena aturannya tiap di perbatasan harus diganti dengan bis dari Malaysia. Siapa yang bikin aturan? Entah lah hanya tuhan yang tahu.....................

Tidur nyenyak di bis, nyenyak sekali (kebiasaan naik bis Jember – Surabaya) ehhh tau-tau dibangunin, udah sampai diperbatasan. Jadi harus turun ke imigrasi cek passport sekaligus ganti bis dan tour guide. Namanya Malaysia / luar negeri kirain sama kayak Hong Kong atau mana gitu imigrasinya ternyata sama kayak di Indonesia. Menyedihkan. Apalagi kamar mandinya kotor sekali sampai mau kencing aja jadi segan. Baru liat deh namanya toilet jongkok ala film-film jadul dan film horor jepang Hiiiiiiiiiiiiii..................... Pas naik bis lumayan lah bisnya masih enak dibuat tidur pertanyaan selanjutnya dimana harus mandi dan ganti baju? Kata tour guidenya: di perhentian / peristirahatan mobil (alias rest area kayak di jalan tol) logatnya kaya upin ipin deh gak usah dibayangin.

Day 3 di Malaysia
Tidur lagi deh sampai katanya kira-kira sampai rest area jam 5 an gitu deh, turun dari bis masuk ke kamar mandi kejadian lagi deh nightmare toilet. Ancurrrrr toilet kotor bin jorok gak kaya pom-pom bensin di Indonesia deh sebagai pembanding. Ampuuunnn dehhhhhh. Buat pembaca dari Malaysia no offense yah, your public toilet really2 poor. Yahh habis kejadian ini langsung selera makan pagi langsung drop walaupun menunya nasi lemak makanan kesukaan saya.
Ya udah lah udah kadung kejadian gini ya lanjut lagi aja deh coba enjoy perjalanan toh belum pernah ke Malaysia ini. Perhentian pertama di tempat judinya orang Malaysia di Genting Highland. Ternyata highland sini bener-bener highland alias dataran tinggi. Hutan-hutan, kabut dan suhu udaranya brrrrrr enak buat jalan-jalan. Biarpun dingin tapi lokasinya indoor jadi tidak kerasa dinginnya. Mau masuk ke tempat judinya mau maen Baccarat tapi uang terbatas ya akhirnya ga jadilah (he he he palsu banget) jadinya ke tempat permainan indoor aja deh. Disana dilepas bebas ngapain sampai 2 jam, ya mau kemana ya wong tempatnya juga ga luas-luas amat modelnya seperti trans studios pusat permainan indoor, so akhirnya saya muter-muter aja keliling situ sama liat-liat. Jujur aja gak ada yang menarik, kalau membawa anak kecil mungkin jadi pilihan wisata. Capek keliling saya pilih duduk dan makan di warung favourite saya yakni BURGER KING yippieeeee, nemu juga ni warung. Nongkrong disana sambil nunggu waktu kumpul rombongan.

Selanjutnya perjalanan dari Highlands ke Kuala Lumpur, sepanjang jalan menuju Kuala Lumpur kota-kotanya mirip di Indonesia tidak terlalu teratur malahan seperi kota Banjarmasin. Lalu lintas nya sepi tidak terlalu ramai, mungkin karena libur nasional ada pemilihan umum , spanduk-spanduk dan baliho partai dimana-mana. Mirip dahhh kampung halaman. Makan siang di restoran kecil di samping kuil Hindu dengan pemandangan patung entah siapa tinggi menjulang (Ehh ternyata ni kuil terkenal, masuk ke Nat Geo Adventure, nyesel gak mlipir kesono jadinya). Yang enak emang masakan Malaysia kaya rempah dan kaya rasa, ciamik deh masakannya. 3 jam perjalanan sampailah kami di Kuala lumpur dari sana langsung menuju ke istana raja, foto-foto di gerbangnya sampai puas. Mau ketemu raja tapi kok Ybs sibuk jadinya ngobrol ma penjaga nya aja dehhh he he he he. Puas foto-foto sama raja ehh sama gerbang istana langsung ke down town foto-foto lah di biasa you know lahhh menara kembar alias Petronas, sayangnya apa alasan tour guidenya ato dianya males bawa ke parkiran petronas ya jadinya terpaksa kita foto-fotonya dari trotoar jauh dari petronas...........

Habis narsis di trotoar lanjut deh ke icon Malaysia berikutnya Pabrik Coklat. Pabrik coklat? Iya pabrik dan toko coklat? Kok bisa jadi iconnya Malaysia? Ya mana aku tahuuuuu??>!@!!! Yang pasti katanya sih, katannya lo ya ini coklat khas malaysia dengan berbagai isi mulai dari keju sampai cabe termasuk coklat obat kuat. Borrooongggggg!!!!! Nah disini saya baru belanja buat oleh-oleh orang di rumah. Kalau rasa sih biasa dan harganya menurut saya lumayan mahal (masih murahan di Singapura / Hongkong) Cuma ya dengan embel2 khas Malaysia ya gapapa lah sekali-sekali bukti pernah ke Malaysia he he he.

Dari toko coklat lanjut lagi ke Bukit Bintang pusat mall nya Malaysia, jadi penasaran, ternyata benar-benar pusat mall. Mulai dari kelas Jembatan Merah sampai Plaza Indonesia ya tempatnya di bukit bintang ini. Berhubung ga tertarik sama namanya shopping saya habiskan waktu dengan berkeliling ternyata yang dijual ya sama aja ya. Harganya yang relatif lebih murah, toko-toko nya ya isinya sama saja. Bosan keliling saya pilih nongkrong di warung jualan es apa ya namaya saya lupa kaya es campur tapi didalamnya ada kacang merah, kacang hijau dll. Lumayan lah sama cuci mata sekalian. Tunggu punya tunggu akhirnya rombongan lengkap dan sore sudah menjelang, artinya waktunya pulang.

Berangkatlah bis ke daerah Sepang, bukan cupang ya? Apalagi cupang yang dileher itu ya. Menuju ke LCCT alias terminal penumpang untuk penerbangan murah. Duhhh rasialis amat ya? Penerbangan mahal dan murah di bedain, padahal kalau jatuh pesawatnya ya sama-sama mati. Sampai LCCT bener deh dugaan saya kaya terminal Bungurasih bagusan dikit lah. Rame banget suasananya. Sebelum berangkat tour guide mengajak makan malam rombongan, tau gak dimana makannya. Di kantin bandara!

Alamakkkk jauh-jauh makan di kantin bandara, makannya nasi padang pulaakkk. Nasib nasib low cost tourist. Ya sekali lagi untungnya nasi padangnya rasanya lumayan enak, jadi lumayan terhibur. Masuk ruang tunggu karena seharian belum ganti baju, celana dll akhirnya saya masuk kamar mandi bandara, owhhhh nightmare lagi deh walaupun modern dan lumayan bersih tapi baunya pesinngggggg. Helooo janitor where are you???? Cepet-cepet deh ganti baju dll sambil nahan napas. Model bandaranya persih banget Bandara Ngurah Rai terminal internasional jaman dulu, dengan toko yang lebih lengkap dan murah. OMG, free duty shop nya koleksi miras nya lengkap cing, mau beli Jagermeister tapi kok males bawanya xixixixix.

Akhirnya waktu boarding pun tiba, apa yang terjadi sodara-sodara, kita harus jalan dulu jauh menuju pesawat maskapai Air Asia. Sekali lagi nasib low cost carrier, harus bugar kalau beli tiket murah. Duduk diam pasang seat belt baca buku doa berangkatlah pesawat ke Surabaya.

Bye-bye Malaysia, gak pengen kesitu lagi kecuali ke Pulau Penghentian he he he he he

Begitu deh perjalanan penderitaan Singapura – Malaysia 3 hari 2 malam. Siapkan fisik dan mental kalau mau cari paketan murah. Yang suka petualangan siap-siap ngedumel karena gak ada yang bisa diliat, tapi kalau untuk jalan-jalan dan wisata kuliner, masih siippppp lahh. Kalau kesana lagi pengen makan padang di kantin bandara he he he he

Note : cobain bebek peking dan pisgor di food stall di Bugis, tepatnya disebrang pertokoan dan pasar Bugis, cobain sejenis es campur isinya kacang merah di dekat mall di bukit bintang samping gerai Cotton On ,sajiannya menarik, rasanya lumayan enak

Tau gak? Sepulang dari jalan-jalan itu, saya kehilangan napsu makan nasi padang sebulan lebih gara-gara makannya model nasi padang dan nasi lemak terus.

Enjoy travelling guys n girls............

Rabu, 27 Agustus 2014

Kokpit Pesawat



Naaaa ini salah satu pengalaman langka Saya selama travelling, duduk di kokpit sama om pilot selama 4 jam penerbangan! Belum ada kan? Yang ada juga kalian paling-paling duduk disamping pilotnya angkot apa pilotnya bis ya kan???? Terus kok bisa duduk di kokpit wong kokpit itu strictly prohibited for unanuthorized person? Mau tau? Yuk c’mon lets go!

Sebagai salah satu anggota keluarga pegawai Cathay Pacific, so udah dari sono nya dapet fasilitas setahun 4 kali dapet tiket kemanaajasesukalu, iya alias ke seluruh dunia yang jalur penerbangannya ter connecting dengan one world nya Cathay Pacific, so bukan sombong ya tiket Surabaya – Hongkong – Tokyo – Hongkong – Surabaya saya dulu itu mahal banget menurut ukuran saya, harganya Rp. 500.000,-! Mahal kan!! Pengen nangis deh he he he he he. Tapi namanya tiket keluarga tuh kalau di check in in di konternya masuknya tiket kasta rendah alias dikalahin dulu sama tiket resmi, baru kalo ada tempat kita boleh masuk. Ngeri-ngeri sedap kan (comot kata-kata Pak SB) sedap bisa jalan-jalan ke luar negeri harga murah, ngeri nya kalau gak dapat tempat/di kick gara2 tiket kasta atas yang masuk.

Nahh kejadian ini kejadian sama saya pas lagi liburan ke Hong Kong tahun 2010 an, sehabis muter-muter Hong Kong kl 5 harian akhirnya rencana pulang deh hari Sabtu sorenya, so Jumat malem ngecek ketersediaan kursi deh, aman katanya sistem. Karena aman ya santai-santai aja termasuk ke bandara agak siangan alias jam 12 baru nyampe Chep Lap Kok alias HKIA, di HKIA langsung aja coba check in, lahh tapi kok antriannya panjang dan lama, waduh alamat ada masalah nih, ketar ketir. Antre punya antre pas di depannya mbak counternya dia ngecek lgs bilang masuk cadangan! Bayangin cadangan artinya udah tiket kasta rendah masih masuk cadangan dibawah tiketnya om pilot, pejabat2 airways dll pokoknya tuh kelas kasta tiarap deh tiketnya. Disuruh nunggu padahal pesawatnya berangkat jam 3 dan ini sudah jam 1.30. Yah mau gmana lagi jelas-jelas untuk besok penuh ya alamat extend cuti deh (ngebayangin muka bos kayak setan gara2 nambah cuti hiiiiiiiii).

Tunggu punya tunggu udah jam 2.00 kok gak dipanggil-panggil, padahal udah ngumpul tuh sesama kasta rendah ada yg mau ke London, Singapura, New Delhi dll. Satu demi satu dipanggil, kok saya belum ya. Akhirnya jam 14.30 dipanggil ke counter, dia bilang penuh kecuali Jump seat. Hah jump seat? Emg pesawat penumpang ada tempat buat terjun payungnya? Emang terjun dimana? Bukan ding namanya jump seat ya kuris-kursinya pramugari yang bisa dilipet itu, termasuk ada di kokpit. Tapi dia bilang kalau mau jump seat tuh harus persetujuan dari pilot alias ijin pilot dia setuju gak ada orang asing di cockpitnya. Yaahhh nunggu lagi deh padahal 15 menit sebelum tutup gate, ya mau gmana lagi nunggu deh lagi. Sejelek-jeleknya gagal berangkat ya tidur di bandara he he he. Tunggu punya tunggu dipanggil lagi dan pilot setuju!!! Yippie pulang dah ke Indonesia.

Cetak boarding pass dll langsung deh lari ke immigrasi, OMG antrain immigrasi lumayan mengular! Padahal Cuma sisa 10 menit lagi......untungnya immigrasi HKIA gak lelet kaya immigrasi Juanda, ga pake diperiksa langsung distempel lagian udah dianggep WN HK kali yaa saking banyaknya cap HK. Sisa 5 menit........ Tau gak gate nya di gate 85! Coba banyangin jauhnya gate 85 dibandingkan Juanda yang gate nya sampe 10 doang! Terpaksa lari kenceng deh soalnya jauh banget (bye-bye Liquor store! Bye2 Majalah Akashi n Playboy untuk oleh2 hik hik hik). Tepat 3 menit saya sampe di gate 85 untung belum ditutup saya benar-benar termasuk penumpang terakhir!

Lepas tas punggung di bawain pramugarinya ke kelas bisnis ehhh dikirain didudukin sana, Cuma tas nya ditaruh di bagasi doang selanjutnya orangnya dikeler sama pramugari ke ruang pilot. Nahhh ternyata di dalam cockpit itu lumayan luas loh, bisa selonjoran, tempat duduknya model lipat nempel didinding terus seat belt nya 5 titik, pasang sabuk selesai, jadinya serasa naik pesawat tempur neh. Clingak clinguk ni kok banyak tombol-tombol ya? En om pilot dua-duanya bule lagi sibuk buat persiapan take off. Ehhh dua-duanya noleh en kenalan katanya : Hello Nice to meet you, welcome aboard. My name is dstdsb, n this my co pilot his name is dllajr (Aku lupa wkwkwkkwk), trus nanya pernah ke kokpit apa gak dll ehh trus dia nunjuk ke arah jendela pesawat bil “ in case emergency, dont jump. Use rope next to you sambil ketawa. Gw bengong... Ehh ternyata dia bercanda, kalo ada apa2 turunnya ada pintu ke bawah bukan lewat jendela. Dasar pilot Geje.

Ni kira2 penampakannya, copas, mau foto2 males soalnya Pilotnya cowok..........
 

Ngeliatin pilot kerja seru juga, semuanya serba otomatis, pencet sono pencet sini siap deh tu terbang. Ehhhh handle gak kaya film2 tapi kayak joystick game keliatan gampang banget nih nyetir pesawat. Jangan-jangan turun pesawat bisa langsung deh ngendaliin. Nah selama di kokpit tuh pilot serius merhatiin instrumen trus ngisi-ngisi ceklist gitu deh. Selain itu otomatis sistem yang jalanin. Ntar kalo masuk ke wilayah udara negara mana, paling lapor ke menara pengawas trus diusuru naik / turun ketinggian tertentu, ehhh enak banget tinggal geser knob turun/naik, gerak deh tuh pesawat gak perlu nyetir.

Liat sekitar tempat duduk pilot enak banget bisa maju mundur elektrik sama empuk dikasi kaya bulu domba gitu, sementara tempat duduk jumpseat ku kaya papan setrika dilipet kaku keras ga bisa maju mundur dan posisi tegak, apalagi dapet peringatan dari kapten Never Open Seat belt! Gitu kaptennya wanti-wanti. Pasrah deh diem ngeliatin orang kerja, mau baca masa baca manual pesawat, mau tidur ntar pas ngorok di usir kokpit, mau berdiri ya gak mungkin, mau gantiin nyetir apalagi. Serba salah deh. Untungnya biarpun di jumpseat tetep dapat makan n minum. Tapi gak enaknya minumnya tuh dikasi air ukuran botol aqua 1.5 liter, biar gak minta2 lagi tuh kayaknya sama si pramugari. Ehh ngintipin menunya pilot wuihhh hot plate steak! Bener-bener hot plate. Edannnn. Sirik setengah mati nih liat dari belakang. Minumnya juga bervariasi. Apes apes Cuma bisa ngiler. Udah bayangin bisa duduk manis di kelas ekonomi biar bisa tidur n makan enak, ehhh dapetnya jadi arca penunggu kokpit. Sial!

Tuh kalo jadi pilot apa ga bosen ya liat langit doang ke depan, gak ada TV, kerjanya Cuma ngisi ceklist ma ceklak ceklik tombol, keluar Cuma ke toilet. Ini Cuma 4 jam gimana yang 12 jam? Kalau gw bakal lari keliling pesawat saking bosennya. Akhirnya dari pada bosen liatin nih sekeliling kokpit. Yang paling istimewa tuh jump seat nya ada lebih dari 1, buku manual ada juga lengkap (emang kalo mogok sempet ya baca manual?????), tombolnya buanyak bingitsss tapi yang sering kepake paling Cuma 3. Pintu ke kokpit tuh dari baja soalnya pas dibuka keliatan berat dikendalikan tombol open dari dalem kokpit (yg bisa mencet Cuma pilot/ ko pilot doang), yang masuk mencet interkom trus ada kameranya (ni gara2 sering ada pembajakan), pemandangan depan monoton biruuuuuu terus, pas mendarat tuh baru agak sibuk pilotnya dan parahnya di dalem kokpit suhunya 17 celcius dan saya gak pake jaket. Dasar Bule!

Moral of the story : Pilot adalah raja, penumpang jump seat adalah angin lalu..............

Rabu, 06 Agustus 2014

Kisah Horor di Kos 2



Lanjut bagian satu, ini beberapa cerita yang dialami saya dan teman-teman sekosan saya selama dikosan itu.

Tempat tidur Goyang
Ini gara-gara sukanya iseng awalnya, Pak Kos punya anak buah namanya Bagas yang kadang-kadang tinggal dikosan, nih anak jail soalnya kita juga sering jail ke dia he he he. Pernah dia lagi tidur kita goyang-goyang tempat tidur nya sampe dia kaget nih awal mula kejadian horor yang saya alami. Kosan lagi rame dan masih jam 8.30 malem, penghuninya lengkap. Bagas dan Roy (roomate) sedang nonton TV di ruang tengah, Pak Gnedut lagi tiduran di kamarnya. Saya sendiri karena ngantuk mau tidur masuk kamar duluan, kebiasaan saya kalu tidur matikan lampu, dengan pitu dibuka sedikit untuk sirkulasi udara. Nah pas lagi merem, ehhh tiba-tiba ada yang goyangin tempat tidur kenceng banget. Saya diamkan saja karena saya pikir 2 org diluar yang iseng, tapi kok gak berenti, trus saya bilang ehhhh gas, gas ngantuk lo iki ojo main-main. Mandeg. Saya buka mata kok gelap ga ada siapa-siapa. Saya keluar kok mereka berdua pada asik nonton? Trus siapa yang goyang-goyang tempat tidur saya?

Derap langkah
Di kosan antara rumah induk, dapur, kamar, mandi, kamar makan dan garasi di hubungkan dengan lorong. Lampunya Cuma hidup 1, entah kenapa lampu satunya setiap diganti Cuma tahan 2 hari terus mati. Nah kejadiannya pas kita semua lagi nonton TV lagi seru-serunya nonton TV ada suara derap langkah orang turun dari tangga lantai atas ke bawah dan berjalan ke lorong, semua langsung diem, melihat arah sumber suara. Ditunggu punya tunggu tuh gak ada yang muncul, pas dilongok ke lorong gak ada siapa-siapa. Nahh lo siapa ya yang jalan dilorong?

Mas Hitam
Bukan minyak alias Emas Hitam, tapi ini julukan kita buat penunggu tangga yang suka sliwar sliwer di lorong. Kalau Saya nonton TV sendiri seperti ada yang mengawasi dari lorong, terus biasanya sliwar sliwer di depan (lorong) hitam hitam kelebatan lewat. Kalau dicari ya gak ada siapa-siapa dilorong.

Mati Lampu di Kamar Mandi
Ini yang paling mengesalkan, Mas Itam ini isengnya amit-amit. Pernah saya pas lagi dikamar mandi lagi (maaf) beol ehhh tiba-tiba lampu mati. Saya pikir lampunya udah lama, ehh ternyata pas di cek saklar nya turun alias di off kan. Padahal gak ada siapa-siapa. Pernah saya pikir pak kos iseng. Tp kok gak kedengeran pintu konekting dengan rumah induk di buka.

Asap putih
Ni yang heboh kejadian pas lagi nonton TV bertiga saya, roommate n bagas, tidak ada yang merokok saat itu, tiba-tiba dari ruang santai sebelah ruang TV tiba-tiba muncul asap putih tipis gerak ke arah jendela kaca ke arah lorong. Awalnya saya pikir kacamata saya yg kotor ehh ternyata semua melihat. Langsung bubar nonton TV nya ha ha ha ha

Penyapu Halaman
Halaman kosan luas hingga bisa diparkir beberapa mobil, dihalaman ini tumbuh 2 pohon mangga ukuran besar dan pohon-pohon lainnya. Suatu saat ada tetangga kosan bertanya pada kami, siapa ada ibu-ibu bersih-bersih halaman pas subuh? Kita semua heran wong gak ada pembantu kosan. Dan gak ada anak kos yang hobby sapu halaman. Setelah diceritakan begitu orangnya manggut-mangggut sambil bilang: Pantes kalau malem gak ada yg berani lewat disini he he he he

Ketindihan
Ada yang pernah mengalami ketindihan? Itu loh badan gak bisa gerak sama sekali waktu tidur. Nah ketindiha ini saya alami ketika saya baru datang dari Surabaya sekitar jam 1.30 pagi. Hbs cuci muka dan cuci kaki lgs saya tidur, tapi kok rasanya aneh. Kayaknya ada yang menekan dari kaki terus naik ke atas sampe sebatas kepala, badan saya tidak bisa digerakkan sama sekali. Napas rasanya berat tapi saya masih sadar bisa liat kiri dan kanan. Pasrah rasanya, akhirnya saya membaca doa-doa singkat akhirnya hilang, pas mau merem terjadi lagi sampe 3 kali!!!. Setelah baca-baca doa dan menenagkan diri akhirnya saya bisa tidur lagi dengan tenang.
Nah itu dia kejadian-kejadian yang saya alami selama dikosan. Walaupun belum pernah ditemui langsung tapi bikin deg-degan. Herannya pas temen-temen saya pindah semua, dan saya tinggal sendirian disana selama 2 tahun kok ga ada gangguan aneh-aneh ya?

Tabrakan sama Mas Hitam
 Kejadiannya saat black out alias mati lampu total jember sejak siang, jam 7 pulang kantor masih mati lampu, untungnya di halaman depan pak kos dan supirnya sedang santai ngobrol ma ngopi-ngopi. Dia bilang ati-ati mas nang njero, dalam hati wah sialan udah ditakut-takutin nih ma pak kos. Buka pintu, masuk, trus langsung menuju dapur make  lampu senter. Apa yang terjadi buka pintu meuju lorong dapur, baru melangkah satu langkah udah ditabrak kayak angin, muka serasa ditampar. Kaget banget, untuk gak teriak. Sialan nih mas hitam lewat ga liat-liat. Merinding lah cepet-cepet keluar kos nongkrong di kosan temen sampe lampu nyala.

Penutup
Menjelang kepindahan saya ke Surabaya, atau tepatnya 6 bulan sebelum saya pindah pas kumpul-kumpul dengan teman. Kebetulan ada salah satu teman yang pernah main ke kosan bercerita ke saya, sebelumnya tidak berani bercerita karena takut saya tidak percaya. Dia punya kemampuan meramal dan melihat MH. Awalnya saya gak mau diceritakan takut ga betah. Tiba-tiba dia bilang kalau kosan saya kalo kalau penglihatan dia halamannya ada bekas-bekas peninggalan kerajaan dan ramai di halaman ( hiiiiiiiiii), di ruang tamu di kuris goyang ada nenek-nenek rambut putih (makanya kalau nyalain lampu deket kursi goyang mesti merinding), trus di dapur belakang ada mas-mas gede item alias genderuwo hiiiiiiiiiiiiii. Tapi dia melanjutkan sekaranmg saja di belakang saya ada yang mengikuti wajahnya mirip saya katanya masih nenek moyang saya (dan ini juga di amini oleh anak buah saya yang notabene bisa melihat MH juga). Nahh looooo.

Akibat 6 tahun tinggal disana, urat takut saya udah putus, kelamaan bergaul dengan MH kosan wkwkwkwkkwkwk.

Kisah Horor di Kosan



Benernya nih bukan blog horror tapi namanya petualang pasti pernah ketemu yang horor-horor juga kan. So saya sisipkan kisah horor yang pernah saya alami selama nge kos di Jember.
Saya tinggal di Jember selama 8 tahun, 2 tahun pertama saya nge kos didekat kantor, berupa paviliun dengan ruang tamu dan 1 kamar tidur. Karena gak betah ( 2 tahun gak betah ya he he he he) akhirnya saya pindah ke kosan teman-teman di Jl. Letjen Suprapto, kos nya berupa satu rumah lenkpa dengan garasai, gudang, kamar makan dll lumayan luas rumahnya bisa dibilang tipe 120. Halaman luas dengan 2 pohon mangga berukuran besar didepan dan disamping. Rumah ini bergandengan dengan rumah induk yang dihuni pemilik. Sebagai catatan rumah ini sudah 2 tahun tidak ditinggali, penghuni lama orang Telkomsel telah pindah ke luar kota. Kabarnya gak betah tinggal disini...............

Nah nge kos disitu saya sharing room dengan teman, alias sekamar berdua, tapi bukan satu tempat tidur yaaa, dua tempat tidur terpisah. Oh iya roomate nya cowok (sedih makanya saya nginget ini), coba cewek......stoppp!! Lanjut lagi ini cerita horor bukan bokep!. Pertama masuk sini kesan yang pertama saya tankap adalah singup, lembab, khas rumah tua. Singup? Apa ya itu, itu bahasa jawa artinya suram kurang lebihnya gitu. Tapi postif thinking saja lah yang penting gak ganggu. Hari pertama menjelajah naik ke lantai 2 disana ada 4 kamar yang kosong sudah lama sekali. 1 kamar kadang dipakai oleh supir yang melayani pemilik kos. Trus kalau suasana lingkungan sana? Sepi! Jam 6 sore udah sepi banget, maklum perumahan kecil. Horor nya dimana?

Nah ini ceritanya.........
Awalnya sih aman-aman saja tinggal disana maklum ber tiga laki-laki semua dan hobbynya pada begajulan alias rame so gak takut sama apa-apa. Begadangan di luar ato sambil nonton TV aman-aman saja. Tapi menurut salah satu teman yang kamar sendiri katanya banyak penampakan di rumah ini....gleggggg....teng...tong. Ahhh bulshit kata kami berdua (sok berani). Akhirnya suatu hari 2 teman saya cuti berbarengan so tinggalah saya sendiri di kosan ini. Hari pertama dag dig dug mikirin gmana  nih seminggu sendirian di kos dll dst. Nah mulailah cerita, pulang kantor tidak ada kejadiaan apa-apa, lg asik nonton TV sendiri tiba-tiba bettttt lampu mati!!! Sialan bener, nengok luar Cuma rumah ini aja yg mati, pak kos keluar ngecek sama nanya ternyata sekeringnya kepanasan so mati otomatis. Nyala lagi, tidur gelisah alias separo bangun separo tidur ehhhh jam 2 an kalo ga salah ada bunyi ribut di dapur. Ribut banget glontang-glontang gubrak kayak ada yang banting panci, kaleng dll (ni dapur gak pernah kita pake karena lampunya mati dan disono gak ada panci) pokoknya ribut. Karena kadung males ngecek saya diam kan saja. Keesokan paginya saya cek dapur kok gak berantakan alias rapi. Pak kos bertanya, gmana semalem, tapi matanya keliatan jail hihhhhhhhhh

Malem kedua, lebih parah tengah malem lagi enak-enaknya tidur di plafon atas kamar ada yg ngetok-ngetok, kirain kucing ehh kok ada intensitasnya kaya orang lagi memalu gitu deh, saking ngantuknya saya Cuma bilang : wehhh menengo, gak tau orang lagi istirahat yo (heh diam, gak tau orang lagi istirahat ya). Ajaibnya setelah bilang gitu kok suaranya hilang dan saya bisa tidur tenang lagi. Sore harinya pulang kantor lagi nonton TV di kosan ehhh pak kos ngajak ke rumah induk ngajakin ngobrol ma ditemani camilan, istrinya ada disana juga. Pertanyaannya pertama adalah gimana aman? Gak ada apa2 kan? Ha ha ha ha ha. Saya cerita aja deh kejadian-kejadian itu. Akhirnya pak n bu kos cerita kalo rumah tuh sduah diberishkan dari MH (Mahluk Halus) tapi yang lantai atas belum, dan yg dilantai atas katanya banyak sekali, termasuk di rumah induk bagian jemurannya bayak MH nya. Nahh looo, malah dutakut2in sama mereka. Ampun deh.

Tetapi anehnya setelah kejadian itu gangguannya tidak ada sama sekali, ternyata mereka mau kenalan saja sama penghuni baru he he he he.