Horison

Horison

Senin, 04 Agustus 2014

Mencari Jodoh

Mencari Jodoh? Nih pertanyaan agak mengusik bagi yang belum punya Jodoh alias Jomblo. Apa sih kiat-kiatnya? Apa sih Trik-triknya? Jujur saja saya juga gak bisa jawab pertanyaan tadi, tapi mungkin tulisan ini bisa membantu. Ini gak sengaja saya baca di blog nya Kelana Negeri di http://kelananegeri.tumblr.com, jujur tips yang bagus banget bagi para pencari Jodoh. Ini isinya saya sadur langsung dari blog tersebut :










Carilah kekasih dari cara dia JALAN-JALAN!!!! Karena travelling menggambarkan kepribadian kita. Apakah emosional, sabar, pemimpin, perusak suasana dll Coba aja liat kepribadian temen-temen dekat kamu pas travelling, ketauan deh belangnya. Jangan cari jodoh yang takut sama matahari, sama kotornya pasir pantai, sama dinginnya air laut. Ini bukan provokasi tapi sekedar tips saja ya temans, kalau cocok syukur, kalau gak cocok ya palingan udah nasib jadi Jomblo sejati.

Salam Travelling!!!

Kamis, 24 Juli 2014

Selamat Idul Fitri

Teman-teman dimanapun berada Saya mengucapkan Mohon Maaf Lahir dan Batin bila ada kesalahan baik salah kata maupun perbuatan selama ini, apabila tersinggung dengan artikel-artikel ini juga saya minta maaf yang sebesar-besarnya. Untuk yang beragama non muslim saya ucapkan selamat berlibur dan salam damai................Selamat Hari Raya Idul Fitri Mohon Maaf Lahir dan Batin.

Sumber: http://wacana.siap.web.id/2014/07/kumpulan-ucapan-selamat-idul-fitri-1435-h-2014.html#.U9HbD2ffRZM

Minggu, 20 Juli 2014

Mangrove Fishing - Tlocor



Nahh gara-gara maniak sama yang namanya mancing tanggal 29 Juni kemaren grup mancing mania the pants saya undang mancing di muara sungai Porong, tepatnya di desa Tlocor. Kok sampe tau Tlocor? Nah ini gara-gara GPS terkutuk yang nunjukkin arah jalan pulang yang salah, so nyasar deh di Gempol sampe ke dermaga Tlocor, ehhh sepanjang perjalanan banyak tambak2 dan kolam pancing untuk umum. Dalam hati nih kesasar membawa berkah namanya. Kesasar ehhh dapat spot mancing.

Pas Senin saya ngantor browsing-browsing ehhh di Tlocor tuh disebrang muara kali Porong ada pulau buatan namanya Pulau Sarinah. Pulau ini buatan BPLS dibentuk dari endapan lumpur panas porong yang ditimbun kesini. Akhirnya menjadi sebuah pulau kecil (19 Ha) yang ditanami mangrove. Dan menariknya sering dijadikan lokasi wisata dan lokasi memancing.

Langsung saja deh buka chat di grup mancing kasi janji-janji, rayuan manis, mulut setan dll akhirnya mau juga mereka berangkat dari Jember untuk mancing di Tlocor he he he walaupun saya sendiri belum tau potensi ikannya seperti apa, tapi namanya kalau hobi yang penting berangkat dan lempar kail. Hebatnya lagi kita melaut siang-siang panas dll tuh di awal puasa! Iya awal puasa. Gimana coba bisa dibayangin kan mancing di laut pas puasa.

Nah pas hari H nya habis sahur langsung saya berangkat ke stasiun Gubeng jemput rombongan dari Jember, langsung bablas ke Tlocor. Jaraknya lumayan jauh juga dari Surabaya kl 40 km, untung masih pagiu sehingga udara segar dan jalanan masih sepi. Akhirnya setelah 1 jam berkendara sampailah kita ke dermaga Tlocor, susasana masih sepi, Cuma ada 3 orang lagi memancing udang di dermaga. Jam 7 tepat akhirnya perahu kayu datang dan kita segera berangkat ke pulau Sarinah.
Ternyata perjalanan lumayan jauh memakan waktu 20-30 menit dari dermaga, sepanjang perjalanan disertai pemandangan hutan magrove sepanjang sungai dan burung-burung bangau beterbangan dari pinggir sungai. Ukuran sungai lumayan lebar dengan lebar 50 sd 60 meter an. Samapi di pulau Sarinah ada dermaga kayu untuk mendarat kapal, ternyata pulaunya luas sekali dan dipenuhi hutan bakau. Dan ada penghuninya! Iya yang menghuni petugas penjaga pulau. Sementara teman-teman bersiap memancing saya mencoba berjalan masuk ke dalam pulau tapi setelah 10 menit berjalan saya batalkan melanjutkan menjelajah selain sepi juga ntar haus maklum puasa he he he he
Langsung deh sekembalinya menjelajah langsung saja kita mempersiapkan kail dan umpannya. Untuk umpan udang kecil2 mati (yg hidup susah nyarinya), cumi dipotong-potong dan rotos (cacing laut). Siap semua dan di lemparlah kail ke laut. Sebagai Gambaran pulau Sarinah terletak di mulut muara sungai Porong, kondisi air coklat dan arus dasar cukup kencang. Nelayan bilang banyak ikan sembilang, keting, kakap dll. Lempar kail terasa ada yang mengigit tapi ketika ditarik umpannya yang habis. Strike pertama mas Yunus ikan keting (sejenis ikan patin) kecil, lanjut strike oleh Ale, Huri dan Saya semuanya dapatnya ikan keting. 2 jam strike berikutnya lagi-lagi ikan keting, tanpa ada harapan kakap atau ikan besar lainnya. Matahari makin meninggi akhirnya kami memilih menelpon tukang perahu pindah lokasi.

Tukang perahu bilang harusnya kalau sekarang ikannya banyak tapi kalau tidak ada ikan kemungkinan ada polusi limbah dari sungai Porong. Kami manggut-manggut, pantas diperjalanan tadi melihat orang menjaring ikan kok dapetnya kecil-kecil. Pindah lokasi ke tambak di anak kali Porong masuk ke dalam sekitar 200 meteran, tersembunyi di pepohonan bakau ada lokasi tyambak para nelayan. Katanya ikannya kakap putih, hemmm suatu tantangan. Bersemangat lansgung saja kami mengambil posisi melempar kail. Strike pertama oleh ale, bukan strike tapi double strike ikannya Bandeng. Nah makin semangat kami mencoba, lempar kail, menunggu, lempar kail, menunggu. Gak terasa udah jam 11.30 tanpa hasil sama sekali. Udara makin panas, tenggorokan terasa kering, putus asa gak dapet iakn jadi satu. Akhirnya dengan berat hati kami memilih berhenti memancing, beres-beres bersiap kembali ke Surabaya. Kecewa? Tidak ada yang kecewa karena inilah hobby kami, sepanjang kail dilempar tidak dimakan ikan pun kami tetap tertawa.

Catatan :
Sewa perahu Rp. 200.000,-
Umpan rotos Rp. 5.000 per gelas aqua
Umpan udang Rp. 45.000 per ½ kg (beli di supermarket he he he)

Mau kesana?
Surabaya ke arah Malang,  lewat jalan porong lama, setelah jembatan porong belok kiri, arah ke gempol/Pasuruan, Jembatan tol baru belok kiri masuk ke tol gempol lama, terus saja sampai liat penunjuk jalan di kiri – Tlocor, terus saja sampai mentok di dermaga Tlocor.

Recomended :
Jangan berharap dapat ikan banyak, yang penting hobby. 



Weekly Payout

MAU DAPAT UANG Rp3,000,000,- Perhari tanpa modal sepeserpun??? Iseng2 dpt duit nih yang suka online, bisa buat income hingga Rp3,000,000,- atau lebih dalam sehari tanpa modal. Cuma waktu 3 menit aja after baca ini. Saya mau berbagi program dari US yang bisa buat duit sampingan. Free register tanpa dikenakan biaya. Tiada modus penipuan (kalau anda rasa program ini bohong anda ga rugi apa2, anda toh ga keluar modal/duit sepeser pun). Syarat mudah, hanya punya bbm, FB or Wechat, Whatsapp or apapun juga dan suka online. Anda hanya perlu open Link dibawah dan register sebagai member. Sesudah register anda langsung dapat US $ 25 x10,000,- = Rp250,000,- Kemudian anda dpt Link anda sendiri. Seperti saya di bawah. Anda copy Link anda sendiri dan paste di FB, twitter, chat dan sebagainya. Setiap orang yang buka Link anda dan register anda akan menerima upah sebanyak $10 x Rp10,000,- = Rp100,000,- Mudah bukan?? Perusahaan ini membayar kita sebagai pengiklan Utk meningkatkan traffic situs WEB nya setiapa hari. Pencairan duit anda bisa pilih duitnya mau ditransfer ke rekening bank atau cek akan dipos langsung ke alamat rumah anda . Tunggu apalagi register sekarang juga klik link berikut : http://WeeklyYouthPay.com/?ref=53270 saya sudah membuktikannya. tdk keluar dana. kita hanya membantu iklan mrk saja kita dpt uang!

Return Of The King



Judul film????? Lah itu kayaknya kaya judul film ya? Hemmmm bener itu Judul Film trilogy Lord Of The Rings. Arti harfiahnya : Kembalinya Sang Raja, truss apa hubungannya dengan saya? Siapakah sang raja itu? Apakah Saya pemeran utamanya? Atau Saya sutradaranya??????
Bukan semua!! Salah semua!! Secara saya emang ganteng kayak pemeran Gollum ehh pemeran Aragorn alias si Viggo Mortensen tapi judul diatas gak ada kaitannya sama Trilogy LOTR trus apaan dong? Nih judul ada kaitanyya dengan perjalanan hidup saya sampai dengan saat ini. Alias saya baru kembali dari ziarah panjang dari daerah Wild Wild East alias daerah Timur yang liar? Timur? IYA Timur Baca : JEMBER. 8 tahun sudah saya menunaikan tugas di sana dicabut dari kehidupan keduniawaian (Baca : SURABAYA) mengabdi di daerah pedalaman jauh dari mana mana, tiada hiburan kecuali bilyard, club malam dan karaoke (kok malah lengkap??) dan akhirnya di awal 2014 kemarin saya kembali ke kehidupan nyata! Thanks GOD!!!!!

8 tahun bukan waktu yang sebentar jauh dari keluarga, hidup sendiri dll dst dsb tapi jujur saja kadang2 saya merindukan waktu-waktu tinggal disana. Suasananya, makanannya, ritme kerjanya, dan teman-temannya yang sudah seperti adik dan kakak sendiri. 8 tahun penuh suka dan duka mulai dari... ehh dukanya dulu ya : ortu sakit parah gak bisa cepet-cepet pulang, pas sakit ga ada yang ngerawat, nge kos sendiri (ehhh ditemenin genderuwo dapur, mbak2 di kursi goyang n mas2 item di lorong sih he he he) dll lah tapi sukanya juga banyak : punya temen2 kompak kaya kelauraga kecil bahagia (sayangnya yg cowok2 kecuali saya penyakitnya lekong semua :)), kerjanya santai, bisa tidur siang pas jam istirahat dll dst.

Tapi semuanya harus ditinggalkan, kata orang Move on, penugasan baru, SK ditangan Januari tanggal 6 sudah harus aktif di tempat tugas barus : Surabaya. Yes its SURABAYA. Bisa kumpul lagi dengan keluarga, gak keluar biaya untuk transportasi dll pokoknya heaven lahh. Nih gak lepas sama eks Bos. Big THKS Ya boss, sama Big THKS juga buat boss nya si Boss. Saatnya menata hidup baru di kotaku. Untuk teman-teman disana terutama Geng The Pants terimakasih yaa untuk 8 tahun kebersamaan kita, sudah kayak keluarga sendiri, bu Titit untuk makan siang nya di Kantin sama, pak kos yang mau menampung saya dengan dikasi teman setan2 di kosannya, mas genderuwo di dapur jangan iseng bunyi2 ah bikin kaget, mbak di kursi goyang bikin merinding kalo lewat situ ihhh, mas-mas item dilorong iseng amat sih sliweran n nabrak2 aku...semuanya Tks ya.

Loh trus kok Judulnya Return Of The King? Mau beken ya? Ohh itu ceritanya sih ada 2 versi terserah mau percaya versi yang mana, ni ceritanya :

Versi 1 (versi orang sirik) :
Sebelum pindah ke Jember saya kerja di Surabaya, kerjaan saya nge copy video2 Bo*** trus di buat ke CD trus dijualin deh ke temen2. Pokoknya ada koleksi baru saya pst punya. Makanya saya dipanggil Raja Bo***

Versi 2 (lebih sahih) :
Kata ibu saya masih ada keturunan raja gak tau dari kerjaan mana, klo feeling saya sih Majapahit lahhh (maksa banget.....), nah pas ada 2 temen di Jember pas ketemu saya (dia nya jago ngeramal) langsung bila
ng mas nya ada keturunan darah biru, yang satunya bilang keturunan Raja. Nahhh looo. Masa saya gak percaya? Ga sopan kan ga percaya?

Makanya judulnya diatas RETURN OF THE KING, Kembalinya Sang Raja..................Ke Surabaya.

NB Pesen untuk eks2 anak buah :



 

Kamis, 14 November 2013

(Saya) Maniak Mancing



Belakangan ini atau tepatnya sudah 3 bulan ini saya jadi gila mancing. Hampir tiap kesempatan di waktu luang saya pergi memancing. Kalau dipikir-pikir asal muasal Saya tergila-gila sama kegiatan namanya memancing gara-gara sewaktu jalan-jalan ke daerah Pacet, Mojokerto kebetulan sudah waktunya makan siang dan disana ada warung lesehan yang dilengkapi kolam pancing nahhh sambil menunggu makanan datang iseng-iseng saya coba memancing menggunakan joran bambu. Apa yang terjadi, ternyata dapat ikan lumayan besar, namun pas ditarik karena joran sederhana lepaslah ikan itu. Nahhh sejak saat itu keinginan mancing datang terus sampai akhirnya iseng beli alat pancing ke teman kantor yang kebetulan peng hobi mancing.

Setelah alat pancing siap, maka dengan tekad membaca saya kembali ke warung lesehan itu he he he dengan maksud menaklukkan ikan-ikan disana dengan alat pancing baru saya. Namun apa yang terjadi karena awam dan belum mengerti cara memakai alat pancing canggih akhirnya benang nya mbulet semua, mata kail menancap di jari, dan bingung cara menggunakannya. Ha ha ha maklum pemula. 30 menit kemudian setelah kehebohan itu, saya pelan-pelan bisa menguasai cara nya menggulung dan mengulur kail, namun masih belum bisa tehnik melempar kail jauh. Pokoknya memalukan sekali saat itu, jadi dengan alat pancing canggih (dan baru!!) hanya bisa lempar umpan jauhnya tidak sampai 2 meter jauhnya !!!! Yah namanya belajar, 1 jam lewat kanan kiri sudah dapat ikan besar dengan joran sederhana, 2 jam lewat akhirnya saya dapat ikan! Ni penampakannya :





Naaaaaa itu dia ikannya, keliatan gak?? Coba liat baik-baik........................

Sejak saat itu saya benar-benar gila mancing. Kapan saja bisa langsung berangkat mancing. Pengalaman buruk pertama makin memacu untuk semakin tergila-gila sama kegiatan ini he he he he he. Mancing kedua di tempat pemancingan di Tirta Kusuma Minapolitan, Sidoarjo Saya lebih percaya diri karena belajar dari pengalaman dan selama dirumah sudah belajar cara melempar kail he he he he disana dapat hasil lumayan kalau dijumlah sama ikan yang lepas bisa sampai 2 kg ikan nila. Dari sini makin tergila-gila ma olahraga satu ini, sampai-sampai ikut kejuaraan lomba memancing ikan patin di kolam pancing patin di Wadung Asri Sidoarjo. Disana kejadian lebih lucu lagi, karena masih awan dan pemula, waktu duduk di lokasi lomba, orang-orang yang ikut serius semua, tidak ada yang main HP atau BB semua melotot melihat joran didepannya. Bener-bener niat mereka. Sementara saya pakai joran model antena yang segera ditertawakan sama orang-orang disana karena dijamin patah kalau strike ikan patin kelas 5 kg an. (ini lomba pancing kelas berat man!) dan mereka bertanya Caddy nya mana mad?? Caddy? Emang ini golf ya? He he he akhirnya setelah liat kanan-kiri mereka memakai bantuan asisten untuk memasang umpan, mengangkat ikan dan melepas kail.

Tanya punya tanya akhirnya saya pun memakai caddy termasuk semua peralatannya alias peralatan tempur saya worthless alias tidak berguna karena bukan jenis untuk kelas berat. Malu? Tidak dong, saya belajar cara memasang umpan, melempar kail lurus, membuat umpan serta teknik pancing lomba dari Caddy ini. 3 Jam saya duduk bengong menanti umpan dimakan, tapi nihil. Pulang dengan tangan kosong? Tidak!! Ilmu makin bertambah sejak ikut lomba itu. Belum lagi membaca-baca artikel internet tentang memancing bikin saya makin penasaran. Termasuk cara membuat umpan benar-benar mancing mania sejati.

Ada kelebihan uang. Nah karena ada kelebihan uang saya berniat membeli alat pancing kebetulan rumah saya dekat dengan Jackpot pancing atau cek di http://jppancing.blogspot.com. Nah disana saya belanja alat pancing yang bisa menahan beban sd 10 kg dan terbuat dari titanium dan carbon. He he he namanya juga hobby. Pilih punya pilih hitung punya hitung dengan kualitas bagus Cuma habis Rp. 375 rb, dengan rincian sebagai berikut :

Joran  (lupa merk)     : Rp. 150.000,-
Reel merk Rolek        : Rp. 200.000,-
Senar tipis                  : Rp.   14.000,-
Pelampung                 : Rp.     7.500,-
Aneka kaitan              : Rp.     3.500,-

Itu sudah termasuk disusunkan alat pancing dan reel nya sama penjaga tokonya. Mahal? Relatif menurut saya, namanya juga hobby!

Memancing selanjutnya karena udah mengerti teknik dan umpan maka saya membuat umpan sendiri dan setelah di coba hasilnya lumayan langsung strike kalau dicoba dikolam. Nih bahan-bahan umpan super saya :
  1. Roti Tawar
  2. Keju happy cow
  3. Pelet ikan tabur
  4. Susu dancow
  5. Preman (perekat umpan mancing) / kinoy
  6. Essens vanilla (musim kemarau) / durian (musim hujan)
Caranya : Roti tawar dan keju dihancurkan dengan sedikit air panassamapi bentuk bubur, tambahkan susu dancow bubuk (jangan banyak2), beri essens secukupnya (16 tetes) tambahkan preman / kinoy secukupnya sehingga bisa dibentuk seperti malam dan tambahkan pelet. Jangan terlalu kering. Simpan dalam plastik tertutup. 

Nahhh sudah siap kan pelet ala Wisnu. Silakan di coba. Pertama kali memakai pelet ini pertama kali lempar langsung dapat 2 ikan nila sekaligus (pakai 2 mata kail) yang satu ukuran 5 jari yang satu ukuran 3 jari.

Kenapa kok mancing? Memancing bikin penasaran, sekali bisa menangkap ikan dan merasakan tarikan strike langsung ketagihan pingin coba lagi dan lagi dan lagi. Kalau tidak percaya ya coba saja. Kedua melatih kesabaran, Saya orangnya modelnya berangasan, tidak sabaran tetapi pas memancing bisa berjam-jam duduk diam menunggu umapn dimakan ikan, sabar bila umpan habis kita memasang lagi serta yang paling parah bila tali pancing mbulet tidak karuan. Harus sabar pelan-pelan, satu-satu menguarikan tali pancing yang kusut. Dan yang ketiga ikannya dibawa pulang diberikan ke orang rumah he he he he.

Ayo Broo mari kita mancing!!!!!!